Kamis, 23 Agustus 2018

Ketika Yang Seharusnya Menyenangkan Malah Mematikan


Belakangan ini kita mendengar - atau bahkan melihat - perayaan-perayaan ulang tahun yg dilakukan anak usia sekolah seringkali menjahili temannya yang ulang tahun. Entah itu diikat di tiang listrik, dilempar tepung atau telur, atau semacamnya. Budaya-budaya seperti ini seakan lumrah di kalangan pelajar.

Seperti yang kita ketahui ulang tahun biasa kita rayakan sejak kecil. Kita ingat masa kecil dulu kita mengundang teman-teman sekitar rumah, lalu kita menyuguhkan berbagai makanan, kita memberi bingkisan berisi makanan ringan kepada teman-teman kita, dan kita diberi kado ulang tahun. Kebiasaan ini berlanjut di kehidupan dewasa, misalnya ketika di kantor kita juga merayakannya, tapi tidak menggunakan kue tart sebagai suguhan melainkan nasi tumpeng. Atau kalau lebih simpel kita menraktir rekan-rekan kerja di rumah makan atau kafe.

Namun ada yang berbeda dengan perayaan ulang tahun anak sekolah di zaman sekarang. Seperti yang sudah saya utarakan di atas, mereka menjahili temannya dengan mengikatnya di tiang, lalu dilempari tepung dan telur, atau disiram air. Kemudian mereka mengambil gambar, seakan mereka telah melakukan kegiatan yang mengasyikkan. Tapi sebenarnya hal ini sangat mubazir dan tak ada gunanya. Seperti kita ketahui tepung dan telur merupakan bahan makanan. Bukankah sebaiknya bahan makanan ini digunakan untuk membuat makanan. Terlebih lagi harga telur sekarang sedang tinggi-tingginya. Bahkan pernah ada insiden bahwa ada seorang siswa yang meninggal karena dijahili temannya saat perayaan ulang tahunnya. Anak itu diikat di tiang lampu lalu disiram dengan air. Alhasil dia kejang-kejang lalu dibawa ke IGD, namun sayangnya nyawanya tak tertolong

Yang menjadi pertanyaan adalah, perlukah diadakan perayaan seperti ini? Apakah cara merayakan ulang tahun seperti ini lebih banyak manfaat atau mudharatnya? Menurut saya, hal seperti ini tidak perlu dilakukan. Selain hanya akan membuang buang waktu dan barang yang berguna, juga dapat menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Dalam ajaran Islam Allah Swt. juga memerintahkan untuk tidak membuang-buang harta (dalam hal ini bahan makanan) untuk hal-hal yang tidak perlu. Seperti dalam Surat Al Isra' [17]: 27 yang berbunyi:

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

Artinya: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”

Maka dari itu mari kita rayakan ulang tahun kita bersama teman dengan cara yang aman dan menyenangkan. Tinggalkan kebiasaan-kebiasan buruk macam menyiram air maupun melempari dengan telur.

Salatiga, 11 Dzulhijjah 1439

Kamis, 09 Agustus 2018

[Not So] First Post

Apa yang lebih parah daripada weaboo bau bawang?





🅱OTTOM TEXT